Mengalami Kehadiran Yesus

Posted on

Ibadat Adven 2012

Pertemuan  III :

MENGALAMI KEHADIRAN YESUS

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Matius 4:19)

BACAAN KITAB SUCI

Matius 4:18-22

18.   Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan19.  .

19.   Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

20.   Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.

21.   Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka,  Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka

22.   dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti  Dia.

PENDALAMAN

  1. Seandainya Bapak/Ibu adalah orang tua dari keempat murid tersebut yang mengalami kehadiran Yesus dan dipanggil untuk mengikut Dia, bagaimana reaksi atau tanggapan anda?
  2. Pelajaran rohani apakah yang dapat kita ambil dari  Kitab Suci di atas?

PENEGUHAN

Panggilan menuntut kita bersikap dan bertindak tegas bahkan radikal (cepat) dalam mengambil keputusan. Sekarang bukan nanti. Ada tiga hal yang perlu kita cermati tentang kehadiran Allah dalam kisah tersebut:

  1. Yesus tahu bahwa keempat murid: Andreas, Simon, Yakobus, dan Yohanes adalah orang muda yang beriman dan pasti bersedia mengikuti Yesus. Moment  ini dipakai Yesus untuk mengajar bahwa beriman berarti berani menyerahkan diri secara total kepada Allah tanpa syarat.
  2. Nilai eskatologis, keputusan untuk mengikuti Yesus denga cara meninggalkan segala-galanya adalah sebuah proses belajar memahami rencana dan kehendak Allah di masa yang akan datang. Di sini tidak berarti Yesus mengabaikan akan pentingnya harta dan pekerjaan, semua itu penting untuk hidup tetapi tidak untuk kehidupan kekal.
  3. Kerelaan diri untuk menjadi  tempat dan tanda kehadiran Allah di dunia menjadi landasan keputusan  untuk mengikuti Yesus dengan segala konsekuensinya.

(Dikutip dari “Ibadat  Adven” (Pertemuan Lingkungan), Paroki Kristus Raja Surabaya, tahun 2012, halaman 34-36)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s