Bukan Kamu Yang Memilih Aku

Posted on Updated on

“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” (Yohanes 15:16)

Sungguh, Tuhan sendiri yang telah memilih kita menjadi anak-anak-Nya. Dan saya tidak pernah berhenti mengucap syukur karena kebaikan Tuhan itu. Saya bersyukur karena ayah saya telah membawa saya ke gereja untuk dibaptis saat bayi, saat umur saya baru sembilan hari. Begitu juga dengan lima saudara saya yang lain, semua dibaptis saat bayi, antara umur tujuh hari sampai dua minggu. Ayah saya sendiri dibaptis pada usia 19 tahun, dan bukan dari keluarga katolik.

Ayah saya mengenal kehidupan gereja karena dekat dengan seorang pastor dari Belanda sejak sekolah dasar di HIS. Hingga pada suatu hari ayah jatuh sakit, tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya. Kakek dan nenek saya telah berupaya membawa ayah berobat hingga ke luar kota, tetapi tak satu pun yang membuahkan hasil. Keadaan ayah  tidak berubah, setiap hari kakek harus memotong satu ekor ayam untuk ayah, karena ayah hanya makan ayam, tidak makan yang lain. Saat kakek dan nenek kehilangan harapan akan kesembuhan ayah, saat itulah seorang pastor Belanda yang kenal ayah datang dan berdoa untuk ayah. Dan terjadilah mukjizat kesembuhan itu. Ayah dibaptis menjadi katolik pada tahun 1949 setelah mendapat ijin dari kakek dan nenek.

Kakek dan nenek adalah orang-orang yang luar biasa, berjiwa besar menerima keputusan ayah menjadi katolik, meski dari keluarga besar banyak yang menentang, bahkan ayah dianggap tidak pernah ada sejak saat itu.

Tetapi sungguh saya percaya, Tuhan sendiri yang telah memilih ayah saya untuk menjadi anak-anak-Nya. Dan ayah mewariskan iman itu pada kami; saya dan saudara-saudara saya. Kini bahkan iman itu telah diwariskan pada cucu-cucu ayah dan ibu, meski ayah dan ibu telah tiada, iman itu terus bertumbuh dan berbuah.

ALLAH TRI TUNGGAL MAHAKUDUS; BAPA, PUTERA dan ROH KUDUS, terima kasih atas anugerah yang luar biasa ini, mengenal-MU dan menyembah-MU ya ALLAH adalah kebahagiaan terbesar dalam hidup saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s