Aku Menjadi Pribadi Pilihan

Posted on

Aksi Puasa Pembangunan 2012

Pertemuan I

Aku Menjadi Pribadi Pilihan

Tujuan

  1. Peserta mampu menyebutkan kelebihan dari orang-orang pilihan.
  2. Peserta menyadari bahwa dengan sakramen baptis yang diterima menjadikannya sebagai umat pilihan yang mempunyai komitmen berani menolak segala bentuk tawaran yang menyesatkan.
  3. Peserta menyadari bahwa pilihan itu insiatif Allah, dan terus menerus memperjuangkan pilihan itu sepanjang hidupnya.
  4. Peserta bersedia berbagi pengalaman perjuangan hidupnya dalam menolak godaan dan kesetiaannya pada Tuhan.

Bacaan Kitab Suci

Kis 9:1-18

  1. Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,
  2. Dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.
  3. Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.
  4. Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”
  5. Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
  6. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”
  7. Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena memang mereka mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang juga pun.
  8. Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.
  9. Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.
  10. Di Damsyik ada seorang  murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!”
  11. Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Judas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
  12. dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.”
  13. Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.
  14. Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu.”
  15. Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku  untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.
  16. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.”
  17. Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”
  18. Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

Belajar Dari Kitab Suci

  1. Apa yang menarik dari pengalaman Saulus/Paulus sebagai pribadi yang dipilih?
  2. Apakah anda merasa menjadi pribadi yang dipilih?
  3. Apa yang paling sulit untuk diperjuangkan menjadi pribadi yang dipilih?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s