Tanggap Menyambut Undangan Tuhan

Posted on Updated on

Bulan Kitab Suci Nasional 2011

Mendengarkan Tuhan Bercerita

Pertemuan II

Tanggap Menyambut Undangan Tuhan

Tujuan : peserta semakin mengetahui dan menyadari dirinya termasuk golongan mana dalam menanggapi undangan Tuhan, serta menemukan nilai-nilai hidup beriman.

Mendengarkan Sabda Tuhan
Lukas 14:15-24

15 Mendengar itu berkatalah seorang dari tamu-tamu itu kepada Yesus: “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah.”
16 Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.
17 Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan : Marilah sebab segala sesuatu sudah siap.
18 Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya : aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.
19 Yang lain berkata : Aku telah membeli lembu kebiri dan aku harus pergi memcobanya; aku minta dimaafkan.
20 Yang lain lagi berkata : Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.
21 Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepadanya hambanya : Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.
22 Kemudian hamba itu melaporkan : Tuan, apa yang Tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat.
23 Lalu kata tuan itu kepada hambanya : Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.
24 Sebab Aku berkata kepadamu : Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”

Penjelasan Teks

Ayat 15-17 : Siapa yang akan diundang dalam perjamuan Kerajaan Allah
Ayat 18 : Sikap orang pertama : menolak undangan karena tidak punya waktu
Ayat 19 : Sikap orang kedua : menolak undangan karena tidak berminat
Ayat 20 : Sikap orang ketiga : menolak undangan karena ada urusan keluarga
Ayat 21-24 : Undangan diberikan kepada orang yang menerima dan menanggapi

Peneguhan

Undangan ke dalam perjamuan merupakan suatu tanda kehormatan, persaudaraan, kekeluagaan.
Tidak semua orang tanggap menyambut undangan Tuhan karena berbagai alasan.
Orang-orang yang merasa tak pantas justru mereka yang menanggapi undangan.
Makna bagi orang yang tanggap menyambut undangan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s